Ternyata menolong orang akan membantu menurunkan tekanan darah galaupun hilang mengurangi stress dan panjang umur

Menolong orang adalah sebuah kewajiban bagi manusia, sebagai manusia yang hidup didunia mengapa kita hendak memberikan sebuah pertolongan untuk memanusiakan manusia, agar keberlangsungan mutualisme kita lahir dan mengupayakan akan tentang cinta dan damai. Ada kebahagian tersendiri yang di rasakan jika bantuan yang dikeluarkan baik itu moril atau material bisa memberi manfaat besar bagi yang dibantu. Selain rasa bahagia yang ditimbulkan, ternyata ada efek positif untuk kesehatan jika kita memilih untuk menjadi orang dermawan dan suka menolong orang lain.
Hal ini juga telah dijelaskan oleh ayat Al-qur'an :

وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَيُطِيعُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ أُولَٰئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ
Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan  shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah Subḥānahu wa Ta’ālā: sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana..

 Beberapa manfaat sehat menjadi orang dermawan dan suka menolong


1. Membantu menurunkan tekanan darah

Sebuah studi tahun 2006 tentang pengaruh orang yang suka menolong dan sering memberikan motivasi atau support sosial kepada orang yang mereka kenal akan membantu orang tersebut untuk memiliki tekanan darah yang lebih rendah. Selain efek kesehatan tersebut, mereka yang suka menolong akan mendapatkan balasan positif yang sama dari lingkungan sosialnya.
2. Membantu mengurangi stres

Menumpuk-numpuk harta dan menghitung-hitung kekayaan tidak dianjurkan dalam agama. Agama apapun menganjurkan pengikutnya berderma dari rizki yang diperolehnya. Perilaku kikir dan tidak mau menyumbangkan sebagian hartanya untuk sesama dapar meningkatkan stres. Setidaknya demikianlah hasil  studi terbaru dari Universitas Teknologi Queensland yang diterbitkan dalam PLoS One.
Studi tersebut menemukan bahwa perilaku pelit atau kikir tidak mau berderma, takut harta kekayaannya berkurang, ternyata dapat meningkatkan stres.

3. Membantu memperpanjang usia

Suka menolong orang lain, membantu meringkankan sedikit beban orang lain, meskipun hanya tugas-tugas kecil dan ringan ternyata dapat membantu memperpanjang usia seseorang. Dalam sebuah studi yang dipublikasi dalam Jurnal Kesehatan Umum Amerika pada 2013 disebutkan bahwa mereka yang aktif membantu menolong orang lain atau meringankan tugas orang lain bisa terlindung dari dampak negatif stres.
Stres merupakan faktor risiko beberapa penyakit kronis seperti jantung dan depresi. Untuk itu disarankan tidak segan menjadi orang yang suka membantu meringankan beban orang lain.
4. Meningkatkan mood

Mereka yang mendapatkan derma dari seorang dermawan, pasti akan merasa bahagia. Tahukah Anda bahwa sang dermawan yang telah mengeluarkan hartanya juga sama dan mungkin lebih bahagia? Penelitian menemukan otak yang terkait dengan rasa bahagia yang tulus akan lebih aktif. Mood seseorang akan lebih baik saat otaknya aktif dan terhindar dari stres.

Subscribe to receive free email updates: