FALSAFAH LIMA JARI DAN MENGETAHUI MAKNA DARI 5 JARI


Ada si gendut JEMPOL
yang selalu berkata Baik dan menyanjung...
Ada TELUNJUK
yang suka Menunjuk dan Memerintah..
Ada SI JANGKUNG JARI TENGAH
yang Sombong karena paling panjang...
Ada JARI MANIS
yang selalu menjadi teladan., 
Baik dan Sabar sehingga diberi hadiah Cincin...
Dan ada KELINGKING 
yang Lemah lagi Penurut...
Dengan PERBEDAAN Positif dan Negatif yang dimiliki masing2 jari, ...
mereka BERSATU untuk mencapai Satu Tujuan (saling melengkapi).
⌛ Pernahkah kita bayangkan bila Tangan kita HANYA 
terdiri dari Jempol semua..???



FALSAFAH ini sederhana namun sangat berarti..!
Kita terlahir dengan segala PERBEDAAN yang kita miliki 
dengan tujuan untuk BERSATU :
✔ SALING MENYAYANGI...
✔ SALING MENOLONG...
✔ SALING MEMBANTU...
✔ SALING MENGISI...
✔ SALING MENGHARGAI...
Bukan untuk :
SALING MENUDUH...
SALING MENYALAHKAN...
SALING MERUSAK...
Semua Perbedaan dari kita adalah KEINDAHAN 
yang terjadi agar kita RENDAH HATI untuk menghargai orang lain... 
Tidak ada satupun Pekerjaan yang dapat kita kerjakan SENDIRI.
✔ Mungkin KELEBIHAN KITA adalah KEKURANGAN ORANG LAIN... 
Sebaliknya KELEBIHAN ORANG LAIN bisa jadi KEKURANGAN KITA..!
Tidak ada yang lebih BODOH atau lebih PINTAR... 
Bodoh atau Pintar itu RELATIF sesuai dengan bidang/talenta 
yang kita syukuri masing masing menuju Impian kita...
Bukan individualis yang SEMPURNA.
Orang Pintar bisa GAGAL.
Orang Hebat bisa JATUH..!
TETAPI.
Orang yang RENDAH HATI dalam segala Hal akan 
selalu mendapat KEBAHAGIAAN..
DIBALIK KETIDAKTAHUAN
Nabi NUH Alaihis Salam, 
belum tahu Banjir akan datang 
ketika ia membuat Kapal dan ditertawai Kaumnya.
Nabi IBRAHIM Alaihis Salam, 
belum tahu akan tersedia Domba 
ketika Pisau nyaris memenggal Buah hatinya.
Nabi MUSA Alaihis Salam, 
belum tahu Laut terbelah 
ketika dia diperintah memukulkan tongkatnya.
Yang Mereka Tahu adalah bahwa Mereka harus PATUH 
pada Perintah ALLOH Subhanahu wa Ta'ala dan
tanpa berhenti Berharap yang TERBAIK...
Ternyata dibalik KETIDAKTAHUAN kita, .
ALLOH Subhanahu wa Ta'ala telah menyiapkan KEJUTAN !
SERINGKALI Alloh Subhanahu wa Ta'ala Berkehendak 
didetik-detik terakhir dalam pengharapan dan KETAATAN hamba2NYA.
Jangan kita berkecil hati saat sepertinya belum ada jawaban DOA...
Karena kadang Alloh Subhanahu wa Ta'ala mencintai kita dengan 
cara-cara yang kita TIDAK DUGA dan kita tidak suka...
Alloh Subhanahu wa Ta'ala memberikan apa yang kita BUTUHKAN, 
bukan apa yang kita INGINKAN...!!!
Lakukan BAGIANMU saja, dan biarkan 
Alloh Subhanahu wa Ta'ala akan mengerjakan BAGIANNYA...
✔ TETAPLAH PERCAYA.
✔ TETAPLAH BERDOA. 
✔ TETAPLAH SETIA.
✔ TETAPLAH MERAIH RIDHO-NYA Aamiin ...
✔ Tetap semangat meski dalam kesederhanaan 
✔ Salam Bahagia dan selalu tersenyum ..
Sifat RENDAH HATI adalah 
diantara sifat-sifat yang dimiliki oleh seorang muslim. 
Sifat rendah hati ini dalam Al-Qur’an 

surat Al-Furqān ayat 63 disebutkan:

وَعِبَادُ الرَّحْمَـنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الأَرْضِ هَوْناً وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الجَاهِلُونَ قَالُواْ سَلاَماً 
(الفرقان: 63)

Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) 
orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati
dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, 
mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan 
(QS. AL-FURQON /25:63)

Hamba-hamba Allah Subhanahu wa Ta'ala yang rendah hati 
adalah mereka yang berjalan di muka bumi ini dengan tenang, 
mantap dan tidak menyombongkan diri. 
✔ Andaikata kebetulan sedang diberi ni’mat oleh 
Allah Subhanahu wa Ta'ala berupa KEKAYAAN, 
maka ia tidak memamerkan kekayaannya itu kepada orang-
orang dengan tujuan untuk mengagungkan dirinya semata. 
✔ Andaikata ia seorang yang diberi ILMU oleh
Allah Subhanahu wa Ta'ala, 
maka ia tidak sombong dengan ilmunya. 
✔ Andaikata ia adalah orang yang BERPANGKAT, 
maka kepangkatan dan jabatannya itu tidak lantas 
membuatnya merendahkan orang lain.

Nabi Muhammad Shallallahu `alaihi Wa Sallam pernah mengingatkan :

:عَنْ عِيَاضِ بْنِ حِمَارٍ قَالَ: قال رسول الله صلّى الله عليه وسلّم: إنَّ اللّهَ أَوْحَىٰ إِلَيَّ أَنْ تَوَاضَعُوا حَتَّىٰ لاَ يَفْخَرَ أَحَدٌ علىٰ أَحَدٍ، وَلاَ يَبْغِيَ أَحَدٌ عَلَىٰ أَحَدٍ».
(رواه مسلم)

Sesungguhnya Allah telah mewahyukan kepadaku untuk 
menyuruh kalian bersikap rendah hati, 
sehingga tidak ada seorang pun yang membanggakan dirinya 
di hadapan orang lain, dan tidak seorang pun yang berbuat 
aniaya terhadap orang lain. 
(HR. Muslim)

Subhanallah,
Semoga kita tergolong orang orang yg bertawadhu,semoga menghiasihati kita dgn keundahan akhlak yg baik,dan semoga di istiqomah di jalanNya
Aamiin ya Robbal'alamiin

Subscribe to receive free email updates: