Sejak usia 3 tahun anak ini mampu menghafal Al-qur'an INILAH TIPS NYA

Media Informasi Islam - Bagaimana sih anak usia masih kecil mampu menghafal Al-qur'an dan bagaimana orang tua bisa mendidiknya sampai bisa menghafal al-qur'an inilah sebuah kisah yang akan di tulis tentang kehebatan anak kecil yang mampu menghafal Ayat suci al-qur'an. Tahun lalu, umur Rukkayatu Fatahu Umar masih tiga tahun delapan bulan. Namun, balita asal Nigeria itu telah menghafal Alquran. Kemampuan ini menempatkannya dalam jajaran muslim termuda di dunia yang mampu menghafal kitab suci umat Islam tersebut.

Kala itu, Rukkayatu memang belum bisa membaca. Apalagi menulis. Namun, dia mampu menghafal Alquran dengan hatinya. Dengan kemampuan yang tidak dimiliki oleh orang kebanyakan.
Rukkayatu dan Maimunatu [Sumber foto: On Islam]

"Jujur, saya tidak dapat berbicara banyak, tapi saya sangat berterima kasih kepada Allah untuk semua ini," tutur Ibunda Rukkayatu, Sayyada Maimunatu Sheikh Dahiru, dikutip Dream.co.id dari On Islam, Sabtu 4 Juli 2014.

"Ini sungguh rahmat dari Allan. Saya sangat bersyukur kepada Allah untuk semua ini," tambah dia. Mungkin menghafal Alquran sudah turunan di keluarga ini.

Sebab, Maimunatu sendiri telah menghafal Alquran sejak usia 12 tahun.

Rakkayatu mulai menghafal Alquran di sebuah sekolah Islam yang didirikan oleh ulama terkemuka, Sheikh Dahiru Usman Bauchi. Sekolah Islam itu diadakan dalam sebuah ruangan besar dan dibagi dalam ruangan-ruangan kelas. Di sini pula Maimunatu menjadi pengajar.

"Saat itu, saya selalu menggendong Rakkayatu di belakang saat mengajar. Dari sana, dia mulai menghafalkan Alquran bersama murid-murid sebelum akhirnya dia hafal beberapa ayat," tutur Maimunatu.

"Itulah awalnya bagaimana dia menghadiri kelas menghafal Alquran. Sekarang, dia telah menghafal Alquran secara komplit," tambah Maimunatu, Februari tahun silam.

Namun, perjalanan untuk mengahal Alquran itu tidaklah gampang. Rukkayatu harus menghadiri kelas mulai pukul tujuh pagi hingga pukul enam petang. Sehingga, hanya sedikit waktu yang tersisa untuk bermain.

"Ini bukan seolah-olah dia tidak bermain dengan teman-temannya. Dia bermain, terutama dengan mereka yang menghafal Alquran seperti dia," kata Maimunatu.

Menurut dia, bermain dengan sesama penghafal Alquran, membuat para murid, terutama Rukkayatu, semakin mudah belajar. Sebab, mereka akan lebih fokus meraih apa yang tengah mereka pelajari. "Terutama menghafal Alquran."

Tak hanya orang-orang di sekitarnya yang terkagum-kagum. Rukkayatu sendiri seolah tak percaya dia telah menghafal 30 juz firman-firman Allah di usia yang sangat belia. “Saya bersyukur kepada Allah,” tutur Maimunatu.

Kini, Rukkayatu yang telah berusia lebih dari lima tahun itu telah bersekolah. Dia memecahkan tradisi masyarakat setempat yang rata-rata menyekolahkan anaknya saat sudah berusia sepuluh tahun.

“Suami saya mengatakan bahwa dunia tengah berubah sekarang dan ada peradaban di seluruh penjuru dunia. Contohnya, putri kami akan bersekolah sebelum berusia enam tahun,” tutur Maimunatu.

Memang, keluarga Maimunatu hidup dalam lingkungan yang sangat taat. Segala kehidupan didasarkan pada Alquran dan hadis-hadis Nabi Muhammad SAW. “Yang terbaik di antara kamu adalah orang yang mempelajari dan mengajarkan Alquran,” kata dia. [Dream]

Semoga setelah membaca kisah inspiratif ini kita semua khususnya sebagai orang tua yang sekaligus sebagaisortauladan bagi anak-anak kita, bisa mampu menciptakan generasi penerus penghafal Al-qur'an SUBHANALLAH.

Subscribe to receive free email updates: