INILAH BEBERAPA NEGARA YANG BERPENDUDUK MEMILIKI KANKER TERBESAR

Di negara berkembang, seperti Thailand, Malaysia, Singapura, dan Indonesia, jumlah penderita kanker mencapai 70 persen. Jumlah itu meliputi 130 jenis penyakit kanker. Menurut ahli pantologi panatomi, Prof Roem Soendoko MD Phd, umumnya penyakit kanker terjadi pada kaum perempuan karena perempuan sangat rentan dengan salah satu penyakit yang menakutkan ini. ”Ciri-ciri penyakit kanker mulut rahim, misalnya, keputihan yang tidak wajar disertai gatal-gatal. Hal ini jangan dianggapremeh sebab bisa menimbulkan penyakit kanker mulut rahim,” katanya seperti dirilis Idi.





Menurut Roem, biasanya penyakit ini mengancam perempuan yang menikah pada usia muda atau di bawah 20 tahun dan mempunyai anak lebih dari dua. Selain itu juga menyerang perempuan yang mengalami infeksi organ vital dan tidak diobati. Apalagi, bagi perempuan yang sering berganti-ganti pasangan seksual. Roem menjelaskan, gejala penyakit kanker mulut rahim biasanya diawali dengan keputihan yang berwarna kekuning-kuningan, bau tak sedap disertai gatal-gatal. ”Untuk itu kami mengharapkan kepada ibu-ibu yang sudah menikah agar memelihara atau melakukan perawatan Organ kewanitaan sehingga tidak menimbulkan gatal-gatal,” ujarnya.

Perawatan terhadap gejala dini penyakit kanker, menurut Roem, sebetulnya tidak membutuhkan biaya besar, seperti juga pada perawatan wajah atau payudara. Untuk pencegahannya cukup dibersihkan dengan obat tradisional, seperti daun sirih. Daun ini dapat mensterilkan daerah vital tersebut. Selain itu, perempuan yang memilki sosial ekonomi rendah sangat rentan terkena penyakit ini karena gizi yang rendah. ”Kebanyakan masyarakat yang datang ke dokter sudah dalam stadium tinggi. Akibatnya, tak jarang penyakit yang semestinya bisa ditanggulangi dapat merenggut nyawa pasien,” ungkap Roem.

Dalam istilah medis, kanker adalah pertumbuhan dan perkembangan sel-sel tubuh yang tidak normal, tidak terkontrol, dan tidak terbentuk. Kanker bisa terjadi pada setiap bagian tubuh manusia, baik laki-laki maupun perempuan. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 10 juta orang di dunia terdiagnosis mengidap kanker setiap tahun. Diperkirakan angkanya menjadi 15 juta orang pada 2020. Kanker terbukti menyebabkan kematian pada enam juta setiap tahun atau mencapai 12 persen pada kasus di seluruh dunia.

WHO memberikan langkah pencegahan penyakit kanker. Di antaranya, waspada terhadap gejala kanker, jangan merokok atau mengunyah tembakau, diet seimbang, dapatkan imunisasi hepatitis B, setiap perempuan sebaiknya melakukan pemeriksaan payudara setiap bulan, serta setiap perempuan sebaiknya melakukan pemeriksaan tes pap-smear pada ahli ginekologis.

Subscribe to receive free email updates: