Astaghfirullah..!!, Pak Haji Ini Dikenal Dermawan, Ternyata Jual Obat Terlarang


H Supian Sauri alias H Tinghui, pemiliki Apotek Ceria di Amuntai, Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, selama ini dikenal sosok dermawan. Rupanya H Tinghui menjalankan tindak pidana.



Dia memiliki jutaan pil zenith, dextro dan carnophen yang tersimpan di empat gudang miliknya. Tak tanggung-tanggung, obat yang izin peredarannya terbatas itu omzetnya mencapai miliaran rupiah. Barang itu diedarkan ke wilayah Hulu Sungai Tengah dan Balangan.



Polres Hulu Sungai Utara dipimpin langsung Kapolres AKBP Abrianto Pardede menggeledah gudang penyimpanan obat, Kamis (10/3) sekitar pukul 10.00 WITA. Bersama jajaran Dinas Kesehatan HSU.



Penggeledahan awal dimulai di Apotek Ceria di Jalan Abdul Gani Majedi. Di tempat itu, zenith yang disita mencapai jutaan butir yang tersimpan dalam karung warna putih.



Selanjutnya, petugas melanjutkan penggerebekan di depan MAN 1 Amuntai di Jalan Empu Jatmika yang juga ditengarai milik Tinghui. Lagi-lagi barang bukti obat zenith ditemukan.



Dari toko yang selalu tertutup itu, aparat kepolisian mengamankan puluhan kardus berisi obat dan jamu-jamuan. Puluhan kardus obat dan jamu-jamuan itu langsung diangkut ke dalam truk milik Polres HSU.



"Alhamdulillah penggerebekan Apotek Ceria dengan hasil luar biasa. Berapa jiwa anak-anak di daearah ini terselamatkan mentalnya," kata Kapolres HSU AKBP Abrianto Pardede.



Abrianto belum bisa memastikan jumlah total obat yang disita karena masih didata dan dihitung. Pihaknya juga masih mencari tempat penyimpanan obat lainnya.




"Belum bisa secara detail. Kami masih lakukan pendataan dulu," sebutnya. Menariknya, penggerebekan dan penggeledahan di apotek disaksikan langsung oleh H Tinghui dan Kepala Dinas Kesehatan HSU drg Isnur Hatta.

Subscribe to receive free email updates: