Warga Bekasi Digegerkan Semburan Lumpur,mirip Lapindo

Kejadian semburan lumpur itu, sudah dua kali dialami warga, pertama pada pekan lalu, dan terakhir pada Rabu (3/8/2016) kemarin.
Seorang warga yang rumahnya rusak, Abdul Kodir (42), mengatakan, pada Senin (1/8/2016) kemarin kondisi lantai rumahnya retak-retak, hingga ubinnya sampai terangkat dan diikuti semburan lumpur.
“Ubin rumah bunyi kretek gitu, kemudian pecah dan terangkat hingga keluar lumpur,” katanya, Jumat (5/8/2016).
Awal semburan pertama, kata Kordir, etalase usaha miliknya ambruk dan rembok rumah mengalami keretakan.
Bahkan, kuat kemungkinan kata dia, posisi rumahnya sudah bergeser.
“Lumpur diangkut dari dalam rumah hingga enam mobil tangki,” katanya.
Hal yang sama dialami Wahyu (60), dimana kejadian dua pekan lalu itu membuat usaha miliknya dipenuhi lumpur.
Tak tanggung-tanggung usaha tempat tinggalnya direndam lumpur setebal 15 centimeter.
“Lumpur keluar dari bawah tanah, bahkan ubin sampai retak-retak,” ucapnya.
Wahyu menjelaskan, kejadian semburan lumpur muncul ketika terjadi pengeboran jaringan pipa gas milik perusahaan BUMN secara horizontal.
Sejauh ini, kata dia, perusahaan berjanji bertanggung jawab dan memberikan ganti rugi.
Sumber : (rimanews.com)

Subscribe to receive free email updates: