Subhanallah!! Kisah Muslimah Pertama di Kabinet Prancis, Ternyata Bekas Anak Gembala. Ini Kisahnya…

Muslimah ini menghabiskan masa kecil bersama ibunya sebagai penggembala kambing.

Inilah kisah wanita pertama dan termuda (pada usia 36 tahun) yang menjabat menteri Pendidikan Prancis. Dia juga muslimah pertama yang menjadi menteri di negara yang terkenal dengan menara Eiffel.
Orang-orang yang memiliki mimpi dan cita-cita yang besar pasti akan berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mewujudkannya.

Itulah yang selalu menjadi pedoman hidup bagi Najat Vallaud-Belkacem, gadis penggembala yang kini sukses menjabat Menteri di kabinet pemerintahan Prancis.

Najat Belkacem yang lahir pada 4 Oktober 1977 ini dulunya merupakan seorang anak gembala yang lahir dari keluarga yang biasa saja.
Anak kedua dari tujuh bersaudara yang berasal dari Maroko ini memiliki ayah seorang pekerja bangunan.

Najat pindah ke Prancis dengan keluarganya untuk mencapai penghidupan yang lebih baik.

Di Prancis, gadis Maroko yang awal tidak memiliki kemahiran dalam bahasa Prancis ini berjuang menghadapi dunia nyata yang penuh peluang.
Najat memiliki sifat pekerja keras yang diwarisi dari ayahnya, dia meletakkan aturan ketat untuk tidak berpacaran dan keluar malam sampai usia 18 tahun.

Namun hasilnya tidak mengecewakan, Najat dapat masuk ke perguruan tinggi di University of Amiens dan melanjutkan pendidikannya di Institut d'études politiques de Paris (Institut Studi-Studi Politik Paris).

Najat memiliki beban untuk mencukupi keuangan kelaurganya setelah ditinggalkan oleh ayahnya, sementara itu dia juga harus menyelesaikan gelar master di Administrasi Publik.

Karir Najat dalam dunia politik juga cukup berliku-liku, tahun 2002 dia masuk ke Partai Sosialis, kemudian dia terpilih dalam dewan wilayah Rhone-Alpes pada tahun 2004.

Di tahun berikutnya Najat menjadi penasihat Partai Sosialis, dan bergabung menjadi tim kampanye Ségolène Royal sebagai juru bicara pada tahun 2007.
Karir gadis gembala ini mulai memasuki masa emasnya pada tahun 2012 ketika dia dilantik dalam kabinet Presiden Perancis François Hollande sebagai Menteri Hak-Hak Wanita.

Kemudian pada 26 Agustus 2014, Najat Belkacem dipromosikan menjadi Menteri Pendidikan, Pendidikan Tinggi dan Riset.

Itu adalah sebuah perubahan yang baik bagi Prancis sendiri, karena Najat menjadi menteri wanita pertama dan wanita muslim pertama yang menjabat sebagai Menteri Pendidikan, Pendidikan Tinggi dan Riset.




sumber.tribunnews.com

Subscribe to receive free email updates: