Wajib Baca(sejarah PKI),Santri Hafidz Quran Menyembelih Kyainya Karena Ideologinya PKI, Apa Komentar Anda?

Ilustrasi Gambar, Sumber: https://www.google.co.id/search?q=santri&espv=2&biw=1366&bih=589&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwi8scmhkbzQAhUKqY8KHaHyBOoQ_AUIBigB#imgrc=EhIt05p4Vt7yZM%3A

GAMBARAN KEKEJAMAN PKI hariankosmos.com - Kebangkitan Partai Komunis Indonesia ( PKI ) perlu di...





hariankosmos.com - Kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) perlu diwaspadai, untuk itu Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) mengadakan kajian bertema “Waspada Kebangkitan PKI Fakta dan Data” di Joglo Ar Rohmah, Bratan, Pajang, Laweyan, Solo, Senin malam (23/5/2016).



DSKS menghadirkan Mayjend. (Purn) Kivlan Zen sebagai pembicara acara tersebut, terlihat respon masyarakat sangat antusias. Hasil pantauan Panjimas hampir 300 peserta memenuhi ruang joglo Ar Rohmah bahkan meluber sampai diluar jalan.







Kivlan Zen menceritakan sejarah sepak terjang PKI dari awal sampai terjadinya gerakan penculikan para Jendral. Bahkan lebih parah, Kivlan zen membongkar gerakan PKI masih berjalan sampai sekarang.



“Tahun 2017 mereka akan memplokamirkan Republik Cina-Indonesia, saya punya intelejen disana. Ini benar, kalau komunis bangkit mereka memulai kita lawan, siap ta, Solo ini sumbunya. Jangan kita memulai, tapi tetap waspada pasang telinga, mata kalo mereka gerak kita sambut kita lawan” tegasnya.





Turut hadir Prof.DR.dr.H.Zainal Arifin Adnan, Sp.PD ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Solo pada acara tersebut. Beliau menganggap umat Islam saat ini masih tidur, padahal PKI sudah bangkit.



Partai Komunis Indonesia (PKI) pernah berontak di Madiun pada 1948 silam. Pemberontakan itu dipimpin oleh Muso. PKI, dengan ideologinya yang anti terhadap Tuhan (atheis), saat itu menyembelih para kyai di Pesantren Gontor, Ponorogo. Para kyai dikumpulan di sebuah rumah jagal. Setiap pagi, yang namanya disebut langsung dipenggal lehernya. Darah pun menggenang hingga mata kaki.



"Dua ulama Gontor yang ditangkap, Kyai Sahal dan Kyai Zarkasih sudah tercantum namanya. Tapi alhamdulillah sebelum dieksekusi datang pasukan Siliwangi dari Jawa Barat membebaskan mereka," ungkap anggota Dewan Pertimbangan MUI KH A Cholil Ridwan menceritakan kembali kisah yang didengar dari gurunya di Pondok Modern Gontor dalam pembukaan Simposium Nasional Mengamankan Pancasila dari Ancaman Kebangkitan PKI di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (01/06/2016).



Karena itulah, ungkap Kyai Cholil, pada 1957 para ulama berkumpul di Palembang untuk menyepakati fatwa haramnya ideologi komunis. Umat Islam diharamkan mengikuti PKI dan yang meyakini ideologi tersebut dinilai murtad.







"PKI adalah pemberontak, maka kalau ada usulan minta maaf kita katakan, tidak ada maaf bagimu. Dan kalau mereka melawan hanya ada satu jawabannya, Jihad! Allahuakbar!," seru mantan Ketua MUI Pusat ini.



Menyinggung soal Pancasila, Kyai Cholil meminta supaya Pancasila tidak dibenturkan dengan Islam. Terpenting masyarakat dapat bersama-sama membangun bangsa dan menjaga negara dari unsur-unsur berbahaya seperti PKI.







“Ini yang kita sadarkan, semua punya kewajiban untuk hijrah dan jihad, sejarah ini dibolak-balikkan benar yang diucapkan pak jendral tadi. Sampai yang paling atas juga sampai bingung, aku melu sing endi yo” ucapnya iba.

Sementara itu Ustadz Dr. Muinudinillah Basri MA. memberikan sedikit ungkapan tentang ideologi.



Keseimbangan kekuatan menurut ustadz Muin sangat penting untuk itu dirinya minta pada Mayjen Kivlan Zen tetap menjaga TNI untuk bersama umat Islam.



‘Kami dapat kesaksian di Magelang itu ada santri hafidz Quran namun yang menyembelih kyainya karena ideologinya PKI, untuk itu ideologi ini penting. Kami harapkan bapak Kivlan Zen menjaga TNI jangan sampai kemasukan PKI, menjaga TNI dari ideologi PKI” tutupnya.(panjimas/(suara-islam)



maka dari itu kita sebagai ummat akhir zaman sekaligus penduduk negeri indonesia harus slalu waspada dan bukan hanya cerdas dalam memilah milih berita.apalagi akhir zaman saat ini adalah tempat sarangnya fitnah dari pengikut dajjal maupun pemerintah dzolim yang gila kekuasaan hingga menyengsarakan rakyat.



jangan sampai kita terjebak dalam media yang berlabel Islam namun menjerumuskan atau tidak sesuai fakta di lapangan bahkan menyimpang jauh dari hakekat aqidah islam yang sesunguhnya



karena di zaman fitnah ini apapun bisa dibeli dengan Uang , jika Iman kita tipis maka habislah kita .

tanpa memikirkan dampak setelah ajal menjemput maka kita akan tergerus dengan arus keduniawian dan terlena dengan kesenangan hidup yang sementara ini .



maka antum semua jagalah keluarga dan sanak family dengan berbekalkan Iman dan Taqwa kepada Allah dengan senantiasa mengikuti para Ulama' yang mukhlis karena merekalah pewaris para nabi janganlah lagi berpecah belah satukanlah hati bahwa kita semua adalah saudara seaqidah,saudara sekebangsaan dan yang lebih penting adalah saudara seiman .



lihatlah aksi 411 itu adalah suatu anugerah dari ALLAH kita sebagai ummat islam berkumpul dalam satu tujuan membela AGAMA ALLAH dan MENINGGIKAN SYI'ARNYA.



agar bangsa ini tidak mudah terpecah belah oleh para penghasut dan pembenci republik ini bukan hanya ingin memiliki sumber daya Alamnya namun juga ingin menjajah moral dan fikiran anak keturunan kita.dengan paradigma extrimis anarkis dan jauh dari akhlak islam.



jaman sekarang enak apa apa serba mudah informasi tinggal cari di internet

zaman dulu orang mati matian mempertahankan islam agar diri dan keluarga selamat

jika saat ini kita diam saja saat agama dihina maka tunggu suatu saat nanti,orang islam bukan hanya dihina tapi disiksa dan dibantai seperti yang saat ini terjadi di belahan negeri lain yang muslim sebagai minoritas



maka hati hatilah dengan ideologi komunis yang menghalalkan segala cara karena mereka tidak percaya ALLAH .



sumber. http://www.ayokhidupsehat.com/

Subscribe to receive free email updates: