"Wonder Woman" Asal India Ini Tiap Hari Bawa Senjata Laras Panjang Cari Pria Cabul

Ibu dari empat orang anak yang tinggal di Shahjahanpur, Uttar Pradesh, India utara, menjadi pahlawan bagaikan Wonder Woman bagi para wanita di daerahnya.
Dengan berbekal senjata laras panjang, ia akan berkeliling desa untuk mencari para pelaku pelecehan seksual.
Sejak menjadi janda 17 tahun lalu, Shahana Begum memutuskan untuk menjadikan senjata sebagai perlindungan bagi dirinya dan anak-anaknya.
Ia juga melindungi wanita di daerahnya bila ada yang mengalami pelecehan.
Namanya semakin terkenal pada tahun 2013 lalu, ketika membawa tiga pelaku rudapaksa terhadap seorang wanita ke kantor polisi.
Sayangnya, pelaku utama justru menawarkan untuk menikahi korban, sehingga terbebas dari hukuman.
Sukses
Wanita yang terkenal dengan julukan 'Bandookwali Chachi' yang artinya bibi dengan pistol itu mengklaim telah berhasil mengurangi serangan seksual di daerahnya.
Bahkan bila polisi tidak bisa bertindak karena pelaku merupakan anak orang berpengaruh, orang-orang desa akan meminta bantuannya.
Wanita 42 tahun itu pernah mengancam pada polisi, akan melaporkan ke pihak berwenang yang lebih tinggi, bila kasus tidak ditangani.
"Terdakwa berasal dari keluarga yang berpengaruh sehingga polisi ragu-ragu, tapi akhirnya pelaku dijemput," kata Shahana seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (11/11/2016).
Izin
Ia memperoleh izin memiliki senjata pada tahun 1999.
Ia langsung membeli dari sebuah toko senjata di Shahjahanpur, dengan uang tabungannya sendiri.
Setelah ditinggal sang suami, ia merasa takut bila tiba-tiba dibunuh oleh orang-orang desa.
Suami Shahana ditembak oleh saudara sendiri karena sebuah perselisihan, tetapi meninggal beberapa tahun kemudian.
Wanita yang menjadi buruh tani itu khawatir empat anaknya tak ada yang merawat, bila ia meninggal di usia muda.
Ia pun rutin mengunjungi kantor polisi untuk mengurus izin kepemilikan senjata tersebut.
Keberanian Shahana memang sudah diakui oleh wanita di Shahjahanpur.
Gadis bernama Sehra Banu misalnya, merasa bersyukur memiliki Bandookwali Chachi karena dapat beraktivitas dengan aman.
"Saya mendengar tentang gadis-gadis yang dianiaya dan dirudapaksa di bagian lain negara tapi tidak di sini, dan itu semua karena mereka takut Bandookwali Chachi," ujar Sehra

Subscribe to receive free email updates: