Tangga Pesawat Disiapkan Khusus Untuk Kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud Akan Berkunjung ke Indonesia


Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud akan berkunjung ke Indonesia. Dua tangga pesawat khusus Raja Salman didatangkan khusus dari Arab dan sudah tiba di Jakarta dan Bali kemarin.



Adalah PT Jasa Angkasa Semesta Tbk (JAS) yang menangani ground handling semua kargo yang berkaitan dengan rombongan Raja Salman. Direktur Operasional JAS Airport Services Subiyono mengatakan tangga pesawat dan sejumlah perlengkapan lain milik rombongan Kerajaan Saudi telah tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, dan Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, pada Selasa (21/2) kemarin.

Salah satu kargo spektakuler yang diangkut adalah tangga motorized atau escalator yang biasa digunakan oleh Raja Salman. Pesawat Saudi Arabian (SV 6854) tiba pertama di Bandara Halim pukul 24.00 WIB, lalu melanjutkan penerbangan ke Bandara Ngurah Rai khusus untuk mengantarkan tangga tersebut.



"Kami secara khusus men-deploy main deck loader dari Cengkareng dengan kapasitas 32 ton untuk menaikkan dan menurunkan kargo mereka," kata Subiyono dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Rabu (22/2).

Corporate Communications PT JAS Martha Lory Fransisca mengatakan dua tangga pesawat tersebut istimewa karena bak eskalator alias tangga berjalan.



"Dan itu tidak bisa diturunkan dengan fork lift biasa. Kami mendatangkan main deck loader dari Cengkareng," jelas dia.

Sementara itu, CEO JAS Airport Services Adji Gunawan mengatakan ini merupakan salah satu bentuk kepercayaan dan tantangan dari maskapai Saudi Arabian kepada perusahaan nasional ground handling milik Indonesia.



"Kami berupaya mempersiapkan segala sesuatunya sematang mungkin untuk mendukung operasional maskapai dan nama baik negara kita. Harapan kami, semua berjalan lancar dan kedua negara bisa lebih meningkatkan hubungan kerja sama," jelas Adji.

Raja Salman rencananya akan berada di Indonesia selama sembilan hari, yakni pada 1-9 Maret, dengan membawa rombongan sekitar 800 orang(idh/nwk)
>>sumber: detik.com

Subscribe to receive free email updates: