Peliharaan Wanita Ini Jadi Viral, Lihat Saat Ia Mencium dan Menyimpan Makhluk Itu di Atas Badannya.. Bikin Bulu kududg Merinding ..

 Jika orang lain memilih anjing atau kucing untuk dijadikan hewan peliharaan, lain halnya dengan pasangan ini.
Sebuah video akhir-akhir ini terlihat ramai diperbincangkan di beberapa media sosial.

Ada seorang wanita yang sedang berbaring di tempat tidur.
Wanita berambut pendek ini menyelimuti dirinya dengan sesosok makhluk.
Sekilas, kulit makhluk ini berwarna merah kecokelatan.
Wanita berkacamata itu pun terlihat berusaha menyelimutinya.
Ia juga terlihat beberapa kali menciumi makhluk itu.
Setelahnya, ia mengusap-usap bagian punggung dan memindahkan tubuhnya ke atas tubuhnya sendiri.
Orang-orang pun bertanya-tanya.
Sebenarnya, makhluk apakah itu?
Beberapa waktu ini, saluran MacGyver The Lizard di YouTube jadi banyak pelanggan.
Saat ini saluran tersebut sudah mendapatkan lebih dari 35.000 subscribers.
Mereka penasaran dengan kehidupan pasangan yang tinggal di San Diego, Amerika Serikat.
Pasangan itu bernama Scott dan Ice.
Scott berusia 34 tahun dan Ice yang berusia 38 tahun.
Dilihat dari Buzzfeed, kehidupan mereka berwarna dengan kehadiran makhluk ini di tengah-tengah mereka.
Walau bukan manusia, mereka memperlakukan MacGyver seperti anak mereka sendiri.
Ya, nama makhluk itu adalah MacGyver.
Pasangan Scott dan Ice membeli MacGyver saat ia baru berumur 3 minggu.
Saking sayangnya, mereka tak ragu membawa MacGyver kemana pun mereka pergi.
Selama mereka membawa makhluk itu, mata semua orang pun terpaku padanya.
Scott dan Ice pun menjawab segala pertanyaan orang-orang yang penasaran itu.
Ternyata, MacGyver adalah seekor kadal.
Kadal ini berjenis Argentine Red Tegu.
Saat baru dibeli, MacGyver masih sedikit lebih besar dari seekor cicak.
Tapi semakin hari, kadal yang kini berusia 3 tahun itu semakin membesar dan kulitnya berubah warna.
Rasa sayang pasangan ini membuat mereka ingin mendokumentasikan MacGyver dan membuat saluran khusus untuk dibagikan ke orang lain.
Uniknya, MacGyver tidaklah buas.
Ia sangat menikmati ketika dielus dan disayang.
Bahkan, ia sudah seperti seorang anak kecil yang senang jika diberi makanan dan dipijat!
MacGyver paling senang jika diberi daging mentah atau ikan mentah.
Anda bisa melihat tingkah laku MacGyver di Instagram @macgyverlizard atau YouTube di saluran MacGyver The Lizard.
Berikut adalah video dari MacGyver.

Wuih ! Reptil yang Dipelihara Pria ini Jumlahnya Fantastis, Tapi Kini Nasibnya Terancam
Memelihara hewan kesayangan bukan suatu hal yang aneh lagi bagi manusia.
Hewan peliharaan juga dinilai bisa membantu kegiatan manusia dalam beberapa hal.
Dan hewan yang biasa dipelihara contohnya saja seperti anjing, kucing, burung, atau ikan.
Sesekali, ada juga orang yang memelihara hewan buas.
Namun biasanya jumlah hewan peliharaannya itu tak berjumlah banyak.
Hewa ini juga tentu dipelihara oleh orang yang ahli.
Namun berbeda dengan bapak yang berasal dari Meksiko ini.
Ia terkenal karena memelihara iguana.
Namun bukan hanya seekor atau dua ekor, ia bikin orang-orang geleng-geleng kepala.
Tambah lagi, iguana juga termasuk hewan herbivora.
Tapi seorang Ramon Archurdia sangat mencintai iguana.
Dilansir dari Oddity Central, ia diketahui memelihara 642 ekor iguana!
Tambah lagi, semuanya itu ia urus sendiri tanpa bantuan siapa pun.
Dan ia sudah melakukan hal ini selama 40 tahun belakangan.
Kisah pemeliharaan iguana ini berawal dari Ramon yang muak melihat cara orang memelihara iguana secara asal-asalan.
Ia pun mengambil iguana tersebut dan membuat sebuah kandang kecil untuknya.
Ayah Ramon yang bernama Juan juga sangat mencintai iguana.
Ia bahkan bersedia menampung iguana jika ketahuan ditelantarkan oleh pemiliknya.
Dan iguana-iguana itu terus ia pelihara pada lahannya yang tak terlalu luas.
Uniknya, ia tak menginginkan iguana itu dilepaskan ke hutan.
"Hutan dan habitat asli iguana kini tak aman lagi, iguana justru bisa tersingkir disana," ucap Ramon.
Ia pun menamai tempatnya dengan nama Iguanario Archundia.
Pemeliharaan iguana oleh Ramon ini pun seakan selalu mendapat halangan.
Selain ia harus memberi makan ratusan iguana yang dalam sehari menghabiskan sekitar 200 kg daging, ia juga mendapat tekanan dari kebun binatang setempat.
Pasalnya, kebun binatang tersebut menuntut Ramon untuk menutup tempat ini karena tak sesuai dengan habitat asli iguana.
Bukannya mendukung jika ada seorang yang perduli seperti Ramon, pihak kebun binatang tersebut malah kelihatan ingin untung dalam segala sisi.
Padahal, Ramon selalu membayar pajak untuk tempat ini.
Tempat yang dijuluki 'surganya iguana' ini jadi terkenal dan menjadi objek wisata siapa pun yang pergi ke sana.
Ramon bersama timnya sampai saat ini ingin terus mempertahankan tempat ini untuk keberlangsungan hidup iguana.

Subscribe to receive free email updates: