Banyak Netizen Terkejut!! Bocah Ini Berteriak Jangan Parkir Disini, Sesaat kemudian Hal Mengejutkan Ini Terjadi!



Ketika ada masalah yang menimpa diri seseorang, maka keluarga adalah satu-satunya orang yang bisa memberikan pertolongan. 

Saling bantu-membantu dalam hubungan keluarga merupakan sifat dasar yang dimiliki tiap manusia tanpa mempedulikan usianya.

Inilah yang terlihat dari aksi anak laki-laki berusia lima tahun yang tak kenal takut untuk membela sang nenek.

Dilansir dari situs nextshark, bocah yang dijuluki Xiao Pang,

baru-baru ini menghebohkan jaga dunia tiongkok setelah video aksinya tersebut tersebar di media sosial.

Dalam video tersebut Xiao Pang terlihat begitu berani melambaikan pisau buah kepada supir truk wanita yang kendaraanya menghalangi kios jalanan milik sang nenek. 

Kekesalan Xiao Pang nampak jelas dari matanya yang terus melotot kepada sopir tersebut, bahkan ia sempat mengancam akan menusuk ban truk tersebut jika truk tersebut menolak pindah dari kios keluarga di jalan
Provinsi Xinjiang China.

“ Anda tidak bisa parkir disini !, Jika parkir disini saya akan mengalahkan anda,” teriak Xiao Pang.

Dia lalu melemparkan pisaunya, menunggu truknya pergi.Untuk beberapa alasan, bagaimanapun, penonton menemukan adegan itu lucu, dengan beberapa menertawakan tindakan anak itu.

Tidak ada yang mencoba menghentikan anak itu.

Tahun lalu, Xiao Pang tertangkap kamera yang membela warung neneknya dari petugas manajemen kota yang berusaha menekan pedagang kaki lima ilegal.

Dalam klip yang disebarkan secara luas, dia terlihat memegang pipa baja sebagai senjata dan berulang kali berteriak:

"Jangan sentuh nenekku," pada pihak berwenang. Saat videonya menjadi virus, dia dipuji sebagai pahlawan oleh netizen.

Kali ini, bagaimanapun, komentar pada video viral barunya mencerminkan lebih banyak perhatian daripada kekaguman.

"Sangat menyedihkan melihat seorang anak menjadi sangat kasar, namun orang tuanya tidak menghentikannya." Seorang netizen berkomentar

Netizen lain mengungkapkan kekhawatirannya bahwa anak tersebut mungkin berpikir bahwa beralih ke kekerasan adalah jawaban setiap konflik jika tidak dipandu oleh orang tuanya dengan benar.(sumber:tribunsumsel.com)

Subscribe to receive free email updates: