Biadab, Usai Gilir Mantan Ceweknya Bareng 6 Laki-laki Lain, Pria Ini Lakukan Hal yang Bikin Ngeri

Menjalani sebuah hubungan dengan seseorang memang harus menerima apapun yang terjadi.Termasuk, saat harus berpisah dengan pasangan yang selama ini menjadi kekasih kita.Sebab, saat telah berpisah, seharusnya hubungan yang baik harus tetap terjalin.



Namun, apa yang terjadi di India justru sebaliknya.Berdasarkan informasi yang dilansir oleh Daily Star, seorang pria tega memperkosa mantan kekasihnya.

Alasannya, karena

Pria yang tega melakukan itu adalah Sumit Kumar.Niatan itu muncul karena sang gadis yang berusia 23 tahun itu menolak ajakan Sumit untuk menikah.Oleh karena itu, Sumit pun menculik gadis itu dari rumahnya yang ada di Sonipat, India utara.

Bersama enam orang temannya, Sumit menculik kekasihnya itu.Selanjutnya, secara bergantian mereka melakukan pemerkosaan.Aksi sadis Sumit tidak berhenti begitu saja.Usai memperkosa mantan kekasihnya secara berama-ramai, Sumit kemudian meninggalkan tubuh kekasihnya yang sudah tewas itu di tempat mereka memperkosanya.

Nahasnya, di sekitar tempat itu juga ada anjing yang sedang lapar.Sehingga, setengah tubuh perempuan itu kemudian dimakan anjing, dan Sumit membiarkannya begitu saja.Kasus itu kemudian segera diketahui polisi.


Sumit Kumar (Police HQ)
Oleh karena itu, polisi segera melakukan penangkapan terhadap Sumit.Seorang petugas kepolisian, Anjay Kumar mengatakan, korban tinggal bersama ibunya."Selama ini korban tinggal bersama ibunya,"ucapnya.Polisi itu kemudian menjelaskan kronologis kejahatan sadis itu.



Korban (AJ)

"Ketika itu sekitar 9 Mei, tepatnya pada pukul 7 pagi, terdakwa Sumit ditemani Vikas, memasukkan korban ke dalam mobil,"kata petugas itu.Saat ini, polisi terus mengembangkan kasus itu.Kasus pemerkosaan brutal yang dilakukan oleh sekelompok orang atau gang juga pernah terjadi di India pada tahun 2012 lalu.



Jenazah Korban (AJ)

Saat itu, peristiwa tersebut terjadi di sebuah bus di Delhi, dan menjadi perhatian dunia.Bocah Perempuan Diperkosa Lebih dari 1 Orang 

F, anak perempuan berusia 11 tahun tergolek lemah di ruang perawatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Iskak Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.Bocah nahas ini diduga menjadi korban pemerkosaan pengasuhnya di sebuah pondok pesantren.

F terus merintih kesakitan di ranjang perawatannya.Bagian intim tubuhnya memang terluka parah dan membuatnya terus menangis.Awalnya F sangat tertutup dan susah diajak berbicara.Dari sorot matanya terlihat kondisi kejiwaannya yang tertekan.

Namun saat ditanya siapa pemerkosa dirinya, F mengaku menyebut tiga nama.Dua di antaranya adalah perempuan berisisial L dan C.Keduanya kerap menyakiti F, namun F tidak menjelaskan detail peran keduanya.

Sedangkan satu nama lainnya adalah laki-laki berinisial U.“Tolong dijawab dengan keras nduk, jadi yang melakukan itu ke sampayen adalah Pak U ya?” tanya Kepala Desa Betak, Kecamatan Kalidawir, Catur Subagyo, Sabtu (13/5/2017) malam.

Mendengar pertanyaan tersebut, F malah menangis. Siswa kekas IV ini terisak-isak menimbulkan rasa iba.Saat ditanya sekali lagi, F menjawab singkat, “he eh.”Atas kejadian yang menimpa F, Catur mendampingi S, ibu F untuk melapor ke Polres Tulungagung. Saat ini kasusnya tengah di tangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA).

F diketahui tinggal di dalam sebuah pondok pesantren di Kecamatan Ngunut sejak masih taman kanak-kanak.Selama ini F pulang hanya saat libur sekolah.

Subscribe to receive free email updates: