Masaa Allah... Ternyata Begini Sejarah " PILU " di Balik Penyematan Gelar Haji di Indonesia..!!!!! Tolong Bantu SHARE..

Setiap tahun., jutaan umat Islam dari semua dunia menggerakkan Rukun Islam yang terakhir di Tanah Suci. Mereka semua menjalankan beribadah haji untuk menyempurnakan Islamnya serta kembali ke Tanah Air dalam keadaan yang tambah baik baik dari sisi keislaman maupun segala tindak tanduk-tanduknya.


Ngomong-ngomong masalah ibadah haji, pernahkah Anda bertanya mengapa harus ada gelar di depan nama seorang yang habis pulang haji. Bila tak menggunakan gelar itu, apakah hajinya jadi tak prima? Lalu, dari mana datangnya gelar haji yang selalu sama dengan “kebesaran” itu datang? Yuk, kita simak penjelasannya di bawah ini.

PERIHAL PEMBERIAN GELAR HAJI DI INDONESIA DAN MALAYSIA

Satu hal yang perlu kita tahu, gelar haji di depan nama hanya ada di Indonesia serta Malaysia. Di belahan bumi mana juga seperti negara lokasi Timur Tengah seperti Mesir, Iran, Qatar, bahkan Arab Saudi sekali juga tak memberi gelar “haji” di depan nama orang yang menuntaskan Rukun Islam ke-5 itu.

Tradisi pemberian gelar nama juga tak ada pada jaman Rasulullah. Di saat itu, beliau serta para sahabat-sahabatnya tak menyematkan gelar kehajiannya di depan nama. Untuk mereka, lakukan haji yaitu satu kewajiban (untuk yang dapat), sehingga tak perlu ada gelar-gelaran seperti yang terjadi di Indonesia serta Malaysia.

GELAR HAJI ADALAH KONSPIRASI BELANDA


Banyak dari kita tidak paham kalau gelar haji adalah konspirasi orang-orang Belanda di saat penjajahan. Gelar ini pertama kali disematkan pada th. 1900-an. Hal ini dilakukan Belanda lantaran orang Islam di saat itu sangat berbahaya. Mereka takut bila para pejabat yang memiliki gelar haji ini bisa mengumpulkan massa lalu menyerang Belanda secara diam-diam.

Di saat itu, orang yang telah memiliki gelar haji yaitu Hasyim Asyari yang pada akhirnya mendirikan Nahdlatul Ulama, lantas HOS Cokroaminoto yang pada akhirnya membangun Sarekat Islam, serta ada banyak lagi beberapa tokoh yang telah pergi haji serta pulang jadi seseorang pejuang. Mereka menebarkan Islam juga memberantas beberapa penjajah seperti Belanda.

PENDATAAN PARA HAJI UNTUK KEWASPADAAN

Seperti yang sudah dicuplik diatas, gelar haji diberikan oleh Belanda pada beberapa tokoh yang dikira berbahaya. Pemberian gelar ini bakal bikin beberapa tokoh terdata dengan terang. Siapapun dengan gelar haji dapat diamati dengan baik setiap harinya hingga Belanda akan tidak pernah alami apa yang namanya kecolongan dalam soal pertarungan.

Sebelum pemberian gelar ini dilakukan, Belanda sudah beberapa kali mendapatkan serangan dari tokoh Islam yang cukup membuat mereka kerepotan. Mereka sebenarnya telah pergi haji, tetapi tak memiliki gelar itu di depan namanya. Hal ini bikin Belanda sering kebingungan hingga mereka banyak alami kematian pada pasukan serta stok senjatanya menipis. Oh ya, tokoh Islam yang juga pernah berhaji namun tak bergelar haji yaitu Pangeran Diponegoro yang sangat dibenci Belanda.

ISOLASI, PENDATAAN, DAN PEMBUNUHAN HAJI

Jaman dulu, perjalanan ibadah haji cuma dapat dilaksanakan dengan kapal laut saja. Selama berbulan-bulam, para calon jemaah lakukan perjalanan hingga waktu pulang sering alami sakit yang cukup kronis. Waktu Belanda masihlah kuasai Indonesia, beberapa jemaah yang kembali haru masuk ke pulau Onrust terlebih dulu. Disana ada rumah sakit untuk mengarantina mereka.

Terkecuali untuk karantina, mereka juga didata secara mendetail disini. Mereka yang dikira mencurigakan akan diam-diam dibunuh dengan suntikan mati. Merk yg tidak berbahaya akan dibiarkan hidup bersama titel haji di depan namanya. Dengan adanya titel ini, Belanda kan dengan mudah mengawasi mereka dari kejauhan.

Gelar haji sebenarnya tidaklah suatu hal yang vital seusai mengunjungi Tanah Suci. Dalam Islam juga tak ada dalil untuk pemberian gelar itu. Diluar itu, pemberian gelar haji dikhawatirkan dapat menimbulkan ada rasa lebih berkuasa atau rasa lebih islami dibanding mereka yang belum menunaikan rukun kelima dari Islam itu. (boombastis. com)

http :// www. sebarkanlah. com/inspirasi/sejarah-kelam-di-balik-penyematan-gelar-haji-di-indonesia. html

Subscribe to receive free email updates:

Baca Juga :
loading...