Menghebohkan Viral! Video Perempuan Minta Duit tapi 'Maksa', Lihat yang Ia Alami Kemudian



MEDIA INFORMASI ISLAM - Di jaman yang serba maju dan serba modern ini, pengemis kini tak lagi seperti pengemis pada umunya.

Jika dahulu pengemis adalah orang yang benar-benar tak memiliki apapun dan hanya bisa mengandalkan bantuan dari orang lain.

Kini orang yang sebenarnya masih bisa bekerja dan bisa mencukupi dirinya sendiri malah memilih untuk mengemis.

Bahkan banyak anak-anak yang dieksploitasi dan diajak untuk mengemis.Dilansir TribunStyle.com dari akun Instagram Medan Talk pada 1 September 2017.

Akun Medan Talk mengunggah video tentang pengemis perempuan yang masih cukup muda dan memiliki badan makmur.

Bagaimana tidak, wanita yang mengemis ini memiliki badan cukup berisi, bahkan pakaiannya pun cukup bagus.

Bukan badan makmurnya yang menjadi sorotan, melainkan kelakuannya saat meminta uang kepada setiap pengguna jalan.

Bukannya mirip pengemis, wanita berpakaian merah muda ini juga lebih mirip seorang preman.

Dengan tangannya, pengemis berpakaian merah jambu ini menggedor setiap pintu mobil yang lewat dihadapannya.

Tujuannya tentu adalah agar dirinya mendapatkan uang dari si pengendara.

Meski beberapa memberinya uang, namun ada juga pengendara yang geram dan menarik tangannya dan menampar wajahnya.

Kejadian ini disebut terjadi di simpang Fly Over Jamin Ginting, Medan.

Berikut video dari akun Medantalk yang telah dilihat lebih dari 129 ribu netter.

"Makin aneh - aneh saja orang untuk meminta sumbangan atau sedekah, seperti yang terjadi di Simpang Fly Over Jamin Ginting.

Terlihat seorang wanita berbaju merah muda ini meminta sumbangan dengan cara mengetuk - ngetuk kaca mobil menggunakan uang koin, wanita tersebut terlihat sedikit memaksa penguna jalan untuk memberikan.

Banyak pengendara yang melintas merasa terganggu, seperti yang terekam dalam video tersebut.

Video kiriman #KawanMedanTalk Marley dan Astri Devi melalui Line @MedanTalk.".

Ada saja ulah yang dilakukan pengemis demi mendapatkan uang.

Mulai dari membohongi masyarakat hingga melakukan aksi brutal.

Disaat tubuhnya masih mampu mengerjakan berbagai pekerjaan untuk mendapatkan uang, beberapa orang justru memilih untuk mengemis.

Kali ini media sosial tengah ramai membicarakan seorang pengemis berbadan subur yang cukup meresahkan.

Dilansir Tribunstyle.com dari akun Instagram @medantalk, pengemis tersebut berkeliaran di Medan.

Pengemis berbaju pink ini memiliki tubuh yang cukup subur.

Wanita yang mengemis ini tampak segar dan sepertinya masih mampu mengerjakan pekerjaan lain untuk mendapatkan uang.

Bukannya memelas saat meminta uang, pengemis tersebut justru melakukan aksi brutal.

Bahkan kelakuannya justru tampak seperti preman.

Wanita tersebut menggedor kaca mobil dan meminta uang secara paksa.

Geram dengan ulahnya, seorang pengendara sampai menarik tangan si pengemis.

Tak terima, pengemis tersebut nyaris mematahkan wiper kaca mobil.

Netizen yang melihat ulah wanita tersebut dibuat geram.

Caranya mengemis uang justru membuat warga resah.

Banyak yang melaporkan dan memviralkan video tersebut, pengemis tersebut akhirnya diciduk polisi.

Menurut keterangan yang tertulis dalam @medantalk, Polsek Deli Tua sudah mengamankan wanita yang meminta uang Rp 2 ribu dengan cara mengetuk kaca mobil tersebut.

Pihak Polsek Deli Tua memboyong wanita tersebut ke mako untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Polsek Deli Tua amankan Perempuan yang minta 2 Ribu dengan mengetok kaca mobil di Simpang POS yang Kami pernah posting. Berikut video lainnya yang menunjukan Perempuan tersebut juga menyetop kendaraan lainnya di tengah jalan.

Polsek Deli Tua melakukan tindaklanjut laporan masyarakat yang viral di medsos, terkait adanya seorang perempuan yang meminta uang di bawah fly over Sp Pos dengan cara memaksa dan mengetok kaca mobil dengan koin.

Pada hari Jumat 01 September 2017 sekira pukul 16.30 wib, perempuan tersebut telah diamankan dan selanjutnya diboyong ke mako guna pemeriksaan lanjut. #Repost @polrestabes.medan.

#berita #medan #medantalk #humaspoldasumut."

Subscribe to receive free email updates: