Polisi Numpang Salat di Musala, Eh Ada Perampok Datang Beraksi. Yang Terjadi Sungguh tak Terduga


AKP Ojang kaget mendengar suara ribut-ribut dari arah pos jaga sekuriti PT Sriwijaya Distribusindo Raya (SDR) di Jl Soekarno Hatta, Km 5, Kelurahan Belalau 1, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Rabu (22/11) pukul 02.30 WIB dini hari.

Saat itu Ojang, perwira yang berdinas di Mako Brimob Detasemen B Pelpor Petanang, Satbrimob Polda Sumsel, baru selesai menunaikan salat isya di musala samping gedung perusahaan. Dia melihat kawanan perampok sedang beraksi. Kebetulan? Ojang seorang polisi bertemu dengan perampok.

Ojang jadi sasaran perampok. Dia mencoba menghindar, tetapi terjatuh setelah mencoba meloncat sehingga bahu sebelah kanan terkilir. Kawanan perampok langsung mengejar polisi itu. Ojang melakukan perlawanan, tapi karena kalah jumlah, kawanan perampok berhasil melumpuhkanya.


Perampok juga merampas senpi jenis HS 9 MM dengan nomor seri 174733 yang ia pegang dan membacok kepala belakang Ojang sehingga ia mengalami luka dan lebam di dekat area mata. Tak sampai di situ, kawanan perampok juga mengikat dan menutup wajahnya dengan bantal yang diambil dari dalam pos.

Apakah aksi kawanan perampok itu berhasil? Baca selengkapnya di Tribun Sumsel edisi cetak, Kamis (23/11/2017).

Subscribe to receive free email updates: