Sudah Nikah 2 Bulan, Suami Terkejut Saat Sang Istri Diajak ke Kamar Mandi Ternyata Ia


Berbeda dengan budaya masyarakat barat, bagi masyarakat Indonesia hubungan asmara sejenis dipandang begitu tabu.

Bagaimana tidak?

Hubungan LGBT merupakan suatu hal yang tidak sesuai dengan nilai-nilai ketimuran dan agama Islam yang dianut mayoritas masyarakat Indonesia.

Alhasil, bila ada kabar soal hubungan asmara antara sesama jenis kelamin, warga pun menjadi resah dan melancarkan protes kerasnya.

Hal ini jugalah yang baru-baru ini menjadi perbincangan bagi masyarakat Jember.

Ya, perhatian masyarakat saat ini tertuju pada sosok Ayu Puji Astutik (23) dengan Muhammad Fadholi (21).

Meski sekilas terlihat sebagai pasangan yang normal, usut punya usut kelamin keduanya ternyata sejenis!

Sama-sama lelaki!

Adalah sosok Ayu Puji Astutik yang menjadi sorotan dalam kasus pernikahan sejenis.

Pernikahan Ayu dengan Fadholi, yang diduga sesama jenis ini terbongkar pada pertengahan September lalu.

Saat itu pihak KUA Kecamatan Ajung mendapat laporan bahwa istri Fadholi adalah seorang laki-laki.Ayu Puji Astutik dan Fadholi Didatangi Aparat Senin (23/10/2017) (Facebook)

Pasangan itu pun memberikan surat pernyataan bahwa memang sempat memalsukan data Ayu agar bisa menikah.

Berdasarkan surat pernyataan itulah, KUA Ajung melayangkan surat ke Pengadilan Agama Jember untuk membatalkan pernikahan keduanya.

Karena meresahkan warga, mahligai pernikahan Ayu dan Fadholi ini pun menarik perhatian warga.

Melansir dari Tribun Batam, kehebohan yang dibuat pasangan sejenis ini akhirnya membuat aparat keamanan turun tangan.

Kepolisian dan Koramil setempat mendatangi kediaman pasangan ini di Dusun Plalangan, Desa Glagahwero, Kecamatan Panti, Senin sore (23/10/2017).

Setelah pihak keamanan mendesak untuk memeriksa langsung, akhirnya Ayu tidak bisa mengelak lagi.

Sebelumnya, pembuktian bahwa Ayu adalah lelaki sudah dilakukan oleh pihak lainnya.

Pembuktian itu dilakukan oleh seorang wartawati yang kebetulan tengah melakukan peliputan di rumah pengantin yang baru menikah 2 bulan itu.

Seorang wartawati televisi swasta mengajak Ayu ke kamar mandi untuk membuktikan bahwa dia adalah perempuan.

Di dalam kamar mandi itulah kebenaran dibuktikan.

Ternyata, Ayu memiliki kelamin laki-laki.

Wajah Ayu pun pucat pasi.

Sayangnya, meski sudah ketahuan bahwa dirinya laki-laki, Ayu masih saja tidak mau mengakui kalau dirinya adalah pria asli.

Dan pengelakan itu pun tampaknya masih berlanjut kemarin.

Hal ini terlihat dari pernyataan Ayu kemarin saat disambangi aparat

Ayu mengaku jika alat kelaminnya berubah menjadi laki-laki sekitar satu minggu ini.

"Saat itu ada telur jatuh dan saya mimpi ada yang ngomong semacam kayak kutukan gitu, gak jelas sih ngomongnya."

"Setelah itu tiba-tiba berubah (kelamin perempuannya menjadi kelamin laki-laki)," kata Ayu di rumah suaminya Fadholi di Dusun Plalangan, Desa Glagahwero, Kecamatan Panti, Jember, Senin (23/10/2017).

Melansir dari Tribun Batam, Ayu mengaku pasrah dengan keadaan yang sudah terjadi dan berjanji akan menjadi laki-laki tulen untuk ke depannya.

“Setelah saya seperti ini, saya ada keinginan untuk operasi dan membuang jenis kelamin saya menjadi perempuan. Tetapi, karena tidak ada biaya, akhirnya pasrah nunggu keajaiban,” pungkasnya.

Terkait bagaimana kisah awal asmaranya dengan Fadholi, Ayu pun juga angkata bicara.

"Saat itu saya mau mencari kerja di kawasan STAIN (sekarang IAIN Jember). Saat itu hujan dan saya ketemu sama mas ini (Fadholi)."

"Kemudian saya kenalan dan diantar sama mas sekaligus siap bantu carikan pekerjaan," kata Ayu, saat ditemui di rumahnya, Senin (23/10/2017).

Semenjak itu, keduanya sering bertemu dan akhirnya sepakat untuk pacaran.

Ayu mengaku, bahwa selama pacaran itu, dia cukup sering berhubungan badan. Sampai akhirnya, keduanya sepakat untuk melangsungkan pernikahan.

"Karena saya gak punya alamat, akhirnya saya minta bantuan orang Ajung untuk buat surat-surat."

"Pokoknya saya bayar terima beres," kata Ayu. Namun, dia mengaku lupa besarnya biaya membuat surat-surat dan nama orang yang membantunya.

Acara pernikahan pun dilangsungkan pada bulan Juli 2017 lalu.

Warga sekitar sendiri juga mengaku tidak merasakan ada yang aneh dengan Ayu.

Menurut warga Ayu adalah orang yang baik.

"Dia gak pernah punya masalah dengan warga sini, orangnya sangat baik," timpal Bu Er, tetangga Fadholi.

Bahkan setiap ada tetangga punya hajat, Ayu selalu membantu.

"Dia juga pintar masak. Makanya kita gak nyangka kalau dia itu laki-laki," sambung Bu Er.

Meskipun berperilaku baik, tampaknya para tetangga juga lama-lama mengetahui bagaimana sosok Ayu yang sebenarnya.

Identitas lelaki yang kerap disembunyikannya ini perlahan tapi pasti mulai terbongkar karena pengamatan tetangganya.

Bu Er pun pernah sekali mencurigai gelagat Ayu.

Kala itu, Bu Er menanyakan orang tua Fadholi kepada Ayu.

"Kemudian saat dia menjawab, suaranya itu besar kayak laki-laki. Saya pun kaget. Tapi kemudian, dia kembali kesuara kayak perempuan," kata Bu Er.

Di lain pihak, Fadholi sang suami sendiri mengaku malu dan tidak menyangka akan kejadian yang menimpa pernikahannya ini.

Fadholi mengaku hanya pasrah dengan kejadian itu. Meski terlihat seperti orang ragu, Fadholi mengaku bahwa sejak kenal awal, Ayu adalah perempuan asli.

"Ya sekarang saya pasrah saja. Tapi kalau sudah jadi begini, saya mau ceraikan saja sudah," kata Fadholi.

Subscribe to receive free email updates: