Sempat Berseteru dengan Demian, Begini Reaksi Ki Kusomo Saat Ditanya Kegagalan Sulap Demian



Nama Ki Kusumo sudah malang melintang di dunia supranatural tanah air.

Dia juga melebarkan sayapnya sebagai produser dan pemain film

Dikutip dari Wikipedia, Pria kelahiran Jakarta, 17 Februari 1974 ini tercatat beberapa kali menelurkan karyanya.

Beberapa judul filmnya adalah

Rantai Bumi (2006, sebagai aktor dan produser)

The Police (2009, sebagai aktor dan produser eksekutif)

Drakula Cinta (2011, sebagai sutradara dan produser eksekutif)

13 Cara Memanggil Setan (2011, sebagai aktor dan produser eksekutif)

Rumah Kentang (2012, sebagai aktor)

Jangan Menangis Sinar (2013, sebagai aktor dan produser)

308 (2013, sebagai aktor)

Nama Ki Kusumo juga sempat menghiasi pemberitaan.

Ki Kusumo (ist)

Dikarenakan perseteruan paranormal Ki Kusumo dan pesulap Demian Aditya 

Konflik ini berawal dari ocehan mantan suami dari Yulia Rachman itu di media social Twitter yang mengatakan bahwa semua paranormal adalah penipu.

"Sampai saat ini belum ada permohonan maaf. Saya tidak mau berdamai kalau dia belum mau minta maaf," ujar Ki Kusumo di Bareskrim Polri, tahun 2015 lalu.

Namun, Ki Kusumo mengaku, pria yang dikenal sebagai ilusionis itu sulit untuk ditemui.

Bahkan, saat salah satu stasiun televisi swasta hendak mempertemukan keduanya, Damian tidak datang ke tempat tersebut.

"Setiap ada siaran langsung di televisi, dia berupaya menghindar. Saya datang ke tempat itu, tetapi dia yang datang kuasa hukum. Dia berupaya menghindar," tambah Ki Kusumo kala itu

2 tahun berlalu, kini Ki Kusumo kembali dikaitkan dengan Demian.

Ini lantaran kasus Demian yang cukup menghebohkan.

Stuntman yang membantunya saat aksi The Death Drop di acara SCTV award mengalami kecelakaan kerja.

Edison Wardhana harus mendapat penanganan darurat karena berada di dalam peti yang terjatuh di atas besi yang tertancap.

Alhasil paru-paru Edison dikabarkan bolong dan tulangnya patah.

Mengetahui peristiwa tersebut fans Ki Kusumo lantas memberikan pertanyaan kepadanya melalui instagram.

Postingan di akun instagram Ki Kusumo (Tribun Sumsel/ Instagram)

Akun okisrnto bertanya Ki kusomo bagaimana komentar nya ttg aksi demian "The Death Drop"

Lantas akun raden_gusti_prabu_pramuji menjawab @okisrnto untuk demian..itu pelajaran dari yang maha kuasa,,setelah ini menurut saya dia kesusahan lagi

Sementara Ki Kusumo belum memberikan tanggapan sama sekali.

Komentar Pakar Ekspresi

Kejanggalan aksi sulap Demian dibahas dalam acara Pagi Pagi Pasti Heppy di Trans TV yang mendatangkan psikolog sekaligus pakar mikro ekspresi, Poppy Amalya.

Diketahui aksi Death Drop merupakan aksi kedua dari Demian, usai melakukan aksi tersebut di America Got Talent.
Ia menempatkan dirinya di dalam kotak, terborgol, dan mengunci peti itu dengan paku. Untuk menambah ketegangan, tombak runcing itu dinyalakan dengan api.

Demian harus berhasil keluar kabur sebelum tali terputus dan menjatuhkan peti.

Aksinya terlihat berjalan mulus di awal. Tapi setelah tali terputus, peti tidak langsung jatuh dan masih menggantung.

Dalam penggalan video yang ditampilkan, Poppy mengatakan ada kejanggalan dari penglihatan Demian yang hanya melihat ke arah bawah.

Berbeda dengan stuntman, Edison Wardhana yang menjelaskan bisa menjelaskan aksi sulap Death Drop secara rinci.

viral (kolase Tribunsumsel.com)


"Kenapa ini terjadi, karena sebelumnya ada kejadian, story, dimana dia memiliki trauma kegagalan.

Bukan berarti kegagalan, tetapi hanya telat sekian menit. Jadi membuat dia secara psikologis merasa khawatir".

Sementara itu usai aksi sulap Demian, stuntman Edison Wardhana alami kecelakaan dan kondisinya masih kritis di rumah sakit.

Kondisi Edison Wardhana belum stabil meskipun dia sudah sadar.

Edison merupakan stuntman Demian Aditya dalam aksi The Death Drop yang ditampilkan di SCTV Awards 2017 pada Rabu (29/11/2017).

Seorang teman Edison yang sudah menjenguk di rumah sakit pada Kamis (30/11/2017).

"Sudah sadar tadi siang, tapi masih di ruang ICU. Kondisi masih belum stabil, pendarahannya banyak kemarin," kata pria yang enggan disebut namanya itu dikutip Banjarmasinpost.co.id dari Kompas.com, Kamis malam.

Dia menambahkan, pria yang akrab disapa Echon itu sudah menjalani sejumlah tindakan medis untuk luka-luka yang dialaminya dalam kecelakaan tersebut.

Satu di antaranya operasi untuk menghentikan pendarahan.

"Paru-parunya sudah dijahit. Sebagian paru-paru kiri dipotong, tetapi masih bisa bernapas normal," kata teman Edison itu.

Subscribe to receive free email updates: